BULU TANGKIS
Bulutangkis adalah suatu aktivitas permainan yang menggunakan sebuah raket
dan shuttlecock yang dipukul melewati sebuah net.
Permainan ini berlaku untuk putra dan putri dengan bentuk tunggal (single),
ganda (double), dan ganda campuran (mixed double).
Inti permainan ini adalah memukul cock (shutllecock) di lapangan lawan
melalui atas net (jaring). Jaring ini membatasi kedua bagian lapangan dimana
para pemain berdiri dan melakukan gerakan-gerakan tipuan.
Permainan bulutangkis dapat dimainkan di dalam atau di luar ruangan, di
atas lapangan yang dibatasi dengan garis-garis dalam ukuran panjang dan lebar
tertentu. Lapangan dibagi dua sama besar dan dipisahkan oleh net yang teregang
di tiang net yang ditanam di pinggir lapangan. Alat yang dipergunakan adalah
raket sebagai alat pemukul dan shuttlecock sebagai bola yang dipukul.
Keterampilan gerak dalam permainan bulutangkis, meliputi: keterampilan
memegang raket
(grip), keterampilan menempatkan posisi, langkah kaki (footwork) dan
pukulan (strokes) yang meliputi: servis, pukulan forehand, pukulan backhand,
pukulan lob, serta pukulan smash.
Teknik memegang
raket (grip)
a. Pegangan Cara Inggris (English Grip)
Raket dipegang dengan permukaan raket menghadap kekiri dan ke kanan, hingga
bagian tepi raket lurus dengan ujung huruf V yang dibentuk oleh pangkal ibu
jari dan pangkal telunjuk.
Kesalahan-kesalahan yang sering terjadi ketika memegang raket cara Inggris,
yaitu:
· pegangan kurang
kuat.
· posisi tangan tidak
seperti menjabat tangan.
· pegangan tidak
dilakukan oleh pangkal ibu jari dan pangkal telunjuk.
· pergelangan tangan
terlalu kaku.
b. Pegangan Backhand (Backhand Grip)
Raket dipegang dengan permukaan raket menghadap kekiri dan ke kanan, tetapi
raket diputar dengan putaran ke kanan, hingga ibu jari pemegang raket melekat
atau menumpu pada bagian yang lebar daripada handle.
Kesalahan-kesalahan yang sering terjadi ketika memegang raket cara
backhand, yaitu:
· pegangan kurang
kuat.
· posisi
tangantelungkup.
· ibu jari tidak
melekat di handle.
· pergelangan tangan
terlalu kaku.
c. Pegangan “Gebuk/Geblek Kasur” atau Panci- Goreng (Frying Pan Grip)
Raket dipegang dengan permukaan raket menghadap kekiri dan ke kanan, tetapi
raket
diputar dengan putaran ke kiri, hingga muka raket menghadap ke bawah/atas.
Kesalahan-kesalahan yang sering terjadi ketika memegang raket cara “gebuk
kasur”, yaitu:
· pegangan kurang
kuat.
· posisi tangan tidak
telungkup.
· ibu jari tidak
melekat di handle.
· muka raket tidak
menghadap ke bawah/atas.
· pergelangan tangan
terlalu kaku.
Teknik Gerakan Kaki
(Foot Work)
Langkah kaki merupakan modal pokok untuk dapat memukul bola dengan
tepat. Langkah kaki yang ringan dan luwes akan memudahkan seseorang
bergerak
ke tempat bola datang dan bersiap untuk memukul.
Macam-macam langkah kaki :
· Langkah kaki
berurutan.
· Langkah kaki
bergantian/bersilang.
· Langkah lebar dengan
loncatan.
Teknik Gerak Service
Servis dalam bulutangkis sangat penting, oleh karena itu harus bisa
dikuasai cara melakukan servis dengan baik dan berbagai variasi. Sikap dan cara
yang benar dalam memukul servis adalah: bola servis harus masuk di area
lapangan servis lawan, posisi kaki tidak menginjak garis saat servis, posisi
bola yang akan dipukul tidak boleh lebih tinggi dari pusar pemain yang akan
melakukan servis, gerak lanjut (follow through) sangat diperlukan agar siap
untuk melakukan pukulan berikutnya.
Macam-macam gerak service :
· Gerak service
panjang
· Gerak service pendek
Teknik Gerak
Pukulan
a. Gerak Pukulan Lob
Pukulan lob dalam bulutangkis dapat berfungsi untuk mengatur serangan.
b. Gerak Pukulan Choop
Pukulan choop untuk menjatuhkan bola di daerah lawan bagian depan.
c. Gerak Pukulan Smash
Pukulan dengan power dan kecepatan ke daerah kosong lawan.
Labels: PJOK