Secara garis besar yang kita pelajari adalah ➥Teori Stefan Boltzmann (radiasi benda hitam) ➥Teori Wien (pergeseran wien) ➥Teori Max Planck ➥Fotolistrik ➥Efek Compton
Spektrum radiasi benda hitam merupakan gambaran dari gelombang elektromagnetik yang dipancarkan oleh bena hitam.
= panjang gelombang (m)
T = suhu mutlak benda (K)
C = konstanta Wien (2,898 x 10-3mK)
C. Teori Klasik dan Teori Kuantum Planck
1. Energi radiasi yang dipancarkan oleh getaran atom-atom benda hitam berbentuk diskret (diskontinu) berupa paket energi yang besarnya :
E = energi foton (joule)
n = banyaknya foton
h = konstanta Planck (6,625 . 10-34Js)
f = frekuensi osilator (Hz)
2. Molekul-molekul akan memancarkan atau menyerap energi dalam bentuk diskret yang disebut kuantum atau foton. Setiap foton memiliki energi sebesar hf. Jika atom menyerap 1 foton energinya bertambah sebesar hf.
Efek fotolistrik adalah gejala terlepasnya elektron dari permukaan logam yang disinari gelombang elektromagnetik.
Dalam sebuah percobaan menunjukkan bahwa tidak semua cahaya (foton) yang dijatuhkan pada keping menimbulkan efek fotolistrik.
Efek fotolistrik akan timbul jika :
1. Frekuensi foton lebih besar dari frekuensi ambang logam
2. Panjang gelombang foton lebih kecil dari panjang gelombang ambang logang
E = energi foton (joule)
W = fungsi kerja logam (joule)
Ek = energi kinetik (joule)
Efek compton merupakan peristiwa yang menunjukkan perilaku cahaya/foton sebagai partikel,yang terdapat hubungan antara foton dengan elektron bahan.
= perubahan panjang gelombang = panjang gelombang setelah tumbukan (m) = panjang gelombang sebelum tumbukan (m)
h = konstanta Planck (6,625 x 10-34 Js)
m = massa diam elektron (9,1 x 10-31 Js)
c = kecepatan cahaya dalam ruang hampam (3 x 108) = sudut hamburan foton