SISTEM REPRODUKSI MANUSIA
Pada posting kali ini admin akan memberikan Rangkuman materi SMA Lengkap kelas XI Semester 2 Kurikulum 2013 yaitu pada Bab Sistem Reproduksi Manusia yang sudah pernah ditemui di SMP kelas 9 dulu. Di SMA kelas xi ini kita dihadapkan dengan materi yang sama tapi tentunya dengan tingkat kesulitan yang berbeda.
Untuk mengetahui secara lengkap mengenai struktur, fungsi, organ, proses, dan gangguan pada Sistem Reproduksi Manusia, simaklah ulasan lengkapnya berikut ini.
Analisis Materi
Tingkat Kesulitan : HARD
Peta Materi
A. Stuktur dan Fungsi Organ Reproduksi Manusia
1. Organ Reproduksi Pria
a. Struktur dan Fungsi
1) Organ Reproduksi Luar
a) Penis
b) Skrotum
2) Organ Reproduksi Dalam
a) Testis
b) Saluran Kelamin
c) Kelenjar Kelamin
b.Proses-proses dalam Organ Reproduksi
2. Organ Reproduksi Wanita
a. Struktur dan Fungsi
1) Organ Reproduksi Luar
2) Organ Reproduksi Dalam
b. Proses-proses dalam Organ Reproduksi
1) Oogenesis
2) Siklus Menstruasi
a) Fase Menstruasi
b) Fase Pra-Ovulasi
c) Fase Ovulasi
d) Fase Pasca-Ovulasi
3) Fertilisasi,Gestasi,Persalinan
B. Penyakit, Gangguan, dan Perawatan Organ Reproduksi
1. Penyakit dan Gangguan Organ Reproduksi
2. Perawatan Organ Reproduksi
Analisis dan Peta materi di stas semoga dapat mempermudah kalian untuk mempelajari materi pada bab Sistem Reproduksi Manusia. Setelah mengetahui tingkat kesulitan dan apa saja yang akan kita pelajari pada bab Sistem Reproduksi Manusia, mari kita simak lebih dalam materinya.
A. Stuktur dan Fungsi Organ Reproduksi Manusia
1. Organ Reproduksi Pria
a. Struktur dan Fungsi
1) Organ Reproduksi Luar
a) Penis
Merupakan alat untuk memasukkan sperma ke saluran kelamin wanita. Dalam penis terdapat tiga rongga yang terdiri atas dua jaringan spons korpus kavernosa dan jaringan spons korpus spongiosum yang membungkus uretra.
b) Skrotum
Merupakan kantong yang membungkus testis. Skrotum dapat mengerut dan mengendur untuk menyesuaikan suhu lingkungan.
2) Organ Reproduksi Dalam
 |
| Gambar Organ Reproduksi Bagian Luar |
a) Testis
Memiliki fungsi memproduksi sperma melalui proses spermatogenesis dan testosteron.
Dalam testis terdapat tubulus seminiferus yang menjadi tempat pembentukan sperma.
b) Saluran Kelamin
Memiliki fungsi menyalurkan sperma dari testis keluar dari testis. Saluran kelamin pria terdiri atas:
➤epididimis(tempat penyimpanan sperma sementara),
➤vas deferens(saluran penghubung epididimis menuju vesikula seminalis),
➤saluran ejakuasi(saluran penghubung vesikula seminalis dengan uretra),
➤uretra(saluran reproduksi terakhir)
c) Kelenjar Kelamin
Saat sperma melalui saluran kelamin sperma mengalami penambahan cairan-cairan kelamin. Cairan tersebut diantaranya adalah :
➤Vesikula seminalis : penghasil enegi sperma
➤Kelenjar prostat : memberi suasana basa pada cairan sperma.
➤Kelenjar cowper : mengasilkan cairan yang bersifat basa.
b.Proses-proses dalam Organ Reproduksi
Proses yang terjadi dalam organ reproduksi manusia adalah spermatogenesis.
Spermatogenesis melibatkan
➤Spermatogonium (sel induk spermatozoa) : penghasil sperma
➤Sel sertoli : pemberi nutrisi spermatozoa
➤Sel Leydig : penghasil hormon testosteron
Spermatogenesis dipengaruhi beberapa hormon
➤LH : merangsang sel Leydig untuk menghasilkan testosteron
➤FSH : merangsang sel sertoli menghasilkan ABP.
Spermatogenesis beberapa tahap
➤Tahap penggandaan : sel primordial mengalami penggandaan berulang-ulang.
➤Tahap pertumbuhan : Spermatogonia tumbuh dan berkembang membentuk spermatosist primer.
➤Tahap pematangan : Spermatosit primer membelah secara meiosis membentuk dua spermatosit sekunder (haploid)
2. Organ Reproduksi Wanita
 |
| Gambatr Organ Reproduksi Wanita |
a. Struktur dan Fungsi
1) Organ Reproduksi Luar
 |
| Gambar Organ Reproduksi Wanita Bagian Luar |
a) Vulva : celah paling luar alat kelamin wanita.
b) Labium : bagian yang membatasi vulva. Labium ada dua yaitu labium mayora(bagian lur) dan labium minora(bagian dalam). Antara dua labium tersebut terdapat klitoris yang mengandung banyak pembuluh darah dan ujung saraf.
2) Organ Reproduksi Dalam
a) Vagina : Saluran akhir organ reproduksi wanita yang bermuara di vulva dan mengandung banyak lendir. Lendir berguna saat koitus dan memudahkan kelahiran bayi.
b) Uterus : Rongga besar pertemuan oviduk kanan dan kiri. Fungi uterus adalah sebagai tempat pertumbuhan dan perkembangan embrio hingga siap lahir.
c) Oviduk/tuba fallopi : sepasang saluran yang ujungnya berbentuk corong. Fungi oviduk sebagai tempat terjadinya fertilisasi.
d) Ovarium : penghasil ovum.
b. Proses-proses dalam Organ Reproduksi
1) Oogenesis ( pembentukan sel telur/ovum)
a) Tahap penggandaan : Sel primordial membelah secara mitosis membentuk oogonia yang bersifat diploid. Tahap ini terjadi ketika masih dalam kandungan/janin.
b) Tahap pertumbuhan :Oogonium mengalami pembelahan mitosis membentuk oosit primer (diploid). Tahap ini terjadi ketika bayi sampai mengalami puber.
c) Tahap pematangan : Terjadi perubahan hormonal dalam tubuh anak perempuan. Tahap ini terjadi setelah mengalami puber.
Oosit sekunder mempunai fungsi :
➤Mengaktifkan sperma agar bergerak lebih cepat.
➤Menarik Sperma
➤Mengumpulkan sperma di sekitar ovum
2) Siklus Menstruasi
 |
| Gambar Siklus Menstruasi |
Wanita dewasa akan mengalami menstruasi yang terjadi apabila sel telur tidak mengalami pembuahan/fertilisasi yang mengakibatkan luruhnya sel telur dah laisan endometrium. Umumnya siklus menstruasi terjadi selama 28 hari.
a) Fase Menstruasi : Terjadi bila ovum tidak dibuahi sperma.
b) Fase Pra-Ovulasi : Hipotalamus menghaslkan hormon gonadotripon yang merangsang pembentukan FSH.
c) Fase Ovulasi : Peningkata kadar estrogen mengakibatkan terhambatnya pembentukan FSH sehingga hipofisis melepaskan LH.
d) Fase Pasca-Ovulasi : LH merangsang folikel yang telah kosong menjadi korpus luteum yang tetapmenghasilkan estrogen dan progesteron.
Hormon-hormon selama siklus menstruasi memiliki fungsi sebagai berikut :
a) Fungsi FSH
➤Merangsang pembentukan folikel de Graaf dalam ovarium
➤Memacu pembentukan estrogen
➤Merangsang Ovulasi dan perkembangan korpus luteum
➤Merangsang ovarium memproduksi progesteron
c) Fungsi Estrogen
➤Merangsang hipofisis membentuk LH
➤Menghambat produksi FSH
d) Fungsi Progesteron
➤Memacu pembentukan endometrium
➤Menghambat produksi FSH
➤Menghambat produksi LH
3) Fertilisasi,Gestasi,Persalinan
a) Fertilisasi
Fertilisasi adalah proses pembuahan sel telur oleh sel sperma yan terjadi di dalam tuba fallopi. Sebelum fertilisasi terlebih dahulu terjadi kopulasi atau persetubuhan.
Tahapan fertilisasi :
Proses Fertilisasi-Pembelahan zigot-Morula-Blastula-Gastrula
b) Gestasi (kehamilan)
Selama proses kehamilan terbentuk membran kehamilan yaitu :
➤Sakus vitelinus/kantong telur : merupakan pelebaran endodermis. Kantong telur merupakan tempat pembentukan sel darah dan pembuluh darah.
➤Korion : Membran terluar embrio.
➤Amnion : kantong berisi cairan tempat embrio berada dan berfungsi melindungi janin dari tekanan, benturan, dan perubahan suhu.
➤Alantois : Membran pembentukan tali pusar.
c) Persalinan
Proses persalinan terjadi ketika usia mencapai 38 minggu dan siap dilahirkan. Proses persalinan dipengaruhi hormon berikut :
➤Estrogen dihasilkan oleh plasenta
➤Oksitosin dihasilkan oleh hipofisis ibu dan janin.
➤Prostagladin dihasilkan oleh membran janin.
B. Penyakit, Gangguan, dan Perawatan Organ Reproduksi
1. Penyakit dan Gangguan Organ Reproduksi
a. AIDS
Penyakit yang menyerang sistem kekebalan tubuh manusia yang diakibatkan oleh virus HIV.
Gejala :
➤Berat badan turun drastis
➤Demam tinggi, diare, dan batuk berkepanjangan
➤Kelainan kulit dan iritasi
➤Pembengkakan kelenjar getah bening di seluruh tubuh
➤Indfeksi jumur di mulut dan kerongkongan
b. Sifilis (raja singa)
Penyakit yang disebabkan oleh Treponema Pallidum.
Gejala :
➤3-4 minggu normal.
➤6-12 minggu timbul benjolan disekitar alat kelamin disertai pusing dan nyeri tulang.
➤2-3 tahun mengalami masa laten yaitu tidak mengalami gejala apapun.
➤5-10 tahun menyerang susunan saraf otak, pembuluh darah, dan jantung.
c. Keputihan
Keputihan ditandai dengan keluarnya cairan putih kental yang berbau tidak sedap dari vagina. Penyakit ini terjadi akibat infeksi jamur maupun bakteri. Keputihan akibat jamur Chlamydia trachomatis disbut klamidiasis sedangkan infeksi oleh jamur Candida albicans disebut kandidiasis. Keputihan juga diakibatkan oleh bakteri Gardnerella.
d. Gonorrhoe
Penyakit organ reproduksi ini diakibatkan oleh Neisseria gonorrhoee. Selama 2-10 hari setelah terinfeksi tidak ada gejala. Stelah itu penderita mengalami gejala nyeri, merah, bengkak, dan bernanah pada alat kelaminnya.
e. Epididimitis
Epididimitis adalah peradangan pada saluran reproduksi pria (epidedemis).
f. Orkitis
Orkitis adalah peradangan pada testis yangdisebabkan oleh bakteri dan virus.
g. Prostatitis
Prostatitis adalah kelainan pada prostat akibat inflamasi kelenjar prostat.
h. Kanker Genitalia
Terjadi pada organ reproduksi wanita yaitu vagina, serviks, dan ovarium.
i. Herpes Genitalis
Diakibatkan oleh virus herpes simplex dengan masa tenggang 4-7 hari sesudah virus masuk dalam tubuh.
j. Trikomoniasis Vaginalis
Diakibatkan oleh parasit Trychomonas vaginalis.
k. Kutil Kelamin
Diakibatkan oleh Human Papilloma Virus(HPV). Gejalanya terdapat kutil pada alat kelamin.
l. Uretritis
Uretritis adalah peradangan uretra oleh Chlamydia trachomatis dan Ureplasma urealyticum atau virus herpes. Gejalanya keluar cairan putih kental yang tersa panas dan sakit saat buang air kecil.
2. Perawatan Organ Reproduksi
a. Merawat Organ Reproduksi Wanita
➤Membersihkan alat kelamin setelah buang air kecil
➤Menjaga alat kelamin tetap kering
➤Menggunakan celana dalam yang tidak terlalu ketat
➤Tidak menahan buang air keci
➤Jika menggunakan antiseptik cukup dua minggu sekali
➤Tidak memberi bedak pada daerah kewanitaan karena dapat menimbulkan kanker
b. Merawat Organ Reproduksi Pria
➤Mengurangi mandi air panas karena dapat mengganggu spermatogenesis
➤Tidak menggunakan celana ketat untuk melindungi testis
➤Menghindari minuman beralkohol dan rokok
➤Menerapkan pola hidup sehat
Cukup sekian materi tentang Sistem Reproduksi Manusia dai Synaoo.com.
Semoga sajian materi yang diberikan dapat bermanfaat bagi kalian.
Wassalamualaikum.
Labels: Biologi