Pada postingan artikel kali ini, Synaoo.com akan memberikan rangkuman materi Biologi Kelas 11 Semester 2 pada Kurikulum 2013 ini yaitu Bab Sistem Koordinasi Manusia.
A. Sistem Saraf dan
Sistem Endokrin
1. Sistem Saraf Manusia
a. Sel Saraf (Neuron)
1.) Susunan sel saraf
Dendrit : Menerima implus dan menyalurkan ke badan sel
Badan sel : Menerima dan meneruskan implus dari dendrit ke neurit
Neurit : Meneruskan implus dari badan sel ke saraf lain
2.) Struktur sel saraf
Sumber : genggaminternet.com
3.) Jenis Neuron
Sensorik : Menghantarkan implus dari reseptor ke sistem saraf pusat.
Motorik : Menghantarkan implus dari sistem saraf pusat ke efektor.
Asosiasi : Penghubung antara sensorik dan motorik.
b. Susunan Sistem Saraf
1.) Sistem saraf
a) Otak
Otak besar (Serebrum) : intelegensi, ingatan, kesadaran,
pertimbangan, engatur semua gerakan.
Otak depan (Diensefalon) : Pusat pengaturan perasaan dan
gerakan(Talamus), pengatur suhu tubuh, rasa lapar, haus.
Otak tengah (mesen safalon) : mengatur gerak refleks mata dan
pendengaran.
Otak kecil (serebelum) : keseimbangan gerak, koordinasi gerak otot,
posisi tubuh.
Jembatan Varol : menghantarkan implus otot otot bagian kanan dan
kiri,penghubung otak besar & kecil
Sumsum Lanjutan (Medula oblongata) : mengatur denyut jantung,
pelebaran dan penyempitan pembuluh darah, bersin, dan batuk.
b) Sumsung
Tulang Belakang (Medula Spinalis)
Menghantarkan
implus dari dan ke otak
Mengendalikan
gerak reflex
2.) Sistem Saraf Tepi
a) Sistem Saraf Somatik (sadar)
Terdiri atas sistem saraf aferen dan eferen
Contoh : melangkah dan menoleh
b) Sistem Saraf Otonom (tak sadar)
Terdiri atas saraf simpatetik dan saraf parasimpatetik yang bekerja
berlawanan.
Contoh : Otot polos, jantung, lambung, usus, dan kelenjar.
Terjadi karena perbedaan muatan listrik bagian luar dan dalam membrane
serabut saraf
Depolarisasi: Keadaan ketika menerima rangsang implus,
permukaan luar membrane serabut saraf bermuatan negative dan bagian dalam
bermuatan positif.
2.)
Melalui Sinapsis
Jika implus telah sampai di membrane prasinapsis, vesikel
vesikel akan menuju membrane prasinapsis karena pengaruh Ca2+ yang masuk ke
bonggol sinapsis. Lalu vesikel vesikel melepaskan zat neurotransmitter yang
berfungsi menghantarkan implus ke ujung dendrit neuron selanjutnya.
2.
Sistem Endokrin (Hormon) pada Manusia
Hormon adalah zat kimia yang yan dihasilkan kelenjar
endokrin. Fungsi hormone untuk mengatur homeo statis, pertumbuhan, reproduksi, metabolism, dan tingkah laku.
B.Sistem Indra
Mata
Alat Tambahan Mata
· Alis Mata : Melindungi mata dari keringat yang mengalir dari dahi. · Kelopak dan bulu Mata : Melindungi mata dari air an debu. · Aparatus Lakrimalis: Penghasil air mata.
Otot Bola Mata
Tersusun atas tiga pasang otot lurik.Fungsinya adalah menggerakkan bola mata.
Bola Mata
1.) Lapisan luar · Sklera : berwarna putih dan tidak tembus cahaya. · Kornea : meneruskan cahaya ke lensa mata. 2.) Lapisan tengah · Koroidea : member nutrisi pada retina. · Iris : member warna pada mata. · Pupil : Jalan masuknya cahaya. Jika cahaya terang mengecil dan cahaya redup membesar. 3.) Lapisan dalam a) Retina · Sel batang(rodopsin) : melihat suasana remang. · Sel kerucut(iodopsin) : melihat suasana terang dan melihat warna. b) Bintik KuningJika bayangan benda jatuh di bintik kuning dapat melihat. c) Bintik ButaJika bayangan benda jatuh di bintik buta tidak dapat melihat. 4.) Saraf OptikMenjalankan ipmlus dari retina ke otak.
Telinga
Bagian LuarDaun Telinga dan saluran telinga luar berfungsi menangkap getaran bunyi. Bagian Tengah
Membran Timpani (gendang telinga)
Tulang pendengaran terdiri atas Tulang Martil, Tulang Landasan, Tulang Sanggurdi , Saluran Eustachius
Bagian Dalam
Tiga saluran setengah lingkaran : Mengatur keseimbangan.
Tingkap jorong : Menyalurkan getaran menuju ke koklea.
Koklea/rumah siput terdapat kelenjar limfa dan ujung saraf pendengaran yang menghubungkan koklea dengan otak.
Getaran suara-daun telinga-saluran telinga-gendang telinga-tiga saluran setengah lingkaran-koklea-serabut organ korti-sel saraf audiotori-otak
Kulit
Terdapat reseptor yang peka terhadap rangsang(mekano reseptor)· Sentuhan (Korpus meissner)· Tekanan (Korpus Paccini)· Panas (Korpus ruffini)· Dingin (Korpus Krausse)· Rasa sakit (ujung saraf tanpa selaput)
Hidung
Dalam hidung terdapat rambut hidung, selaput lendir dan serabut saraf.
Rambut hidung : Menyaring udara yang masuk
Selaput lendir : Melembabkan hidung dan tempat menempelnya kotoran.
Serabut saraf (saraf olfaktori) : Mendeteksi zat kimia yang terbawa oleh udara.
Pada lidah terdapat bintik tonjolan yang disebut papilla yang berfungsi mengecap rasa makanan.· Depan : Rasa manis· Tepi depan : Asin· Tepi belakang : Asam· Tepi belakang : Pahit
C. Penyakit pada Sistem Endokrin
Penyakit pada Sistem Saraf
Meningitis : Peradangan selaput otak(meninges) oleh bakteri Neisseria Meningitis.
Hidrosefalus : Peradangan selaput otak yang menyebabkan cairan otak terkumpul di otak sehingga otak membesar.
Neuritis : Iritasi pada neuron yang disebabkan infeksi, kekurangan vitamin, dan keracunan.
Parkinson : Gangguan produksi dopamine di otak karena neuron berdegenerasi.
Gagar otak : Gangguan di otak karena benturan keras pada kepala.
Alzheimer (pikun) : Berkurangnya kemampuan mengingat.
Afasia : Hilangnya daya ingat.· Ataksia : Penyakit degenerative akibat menusutnya otak kecil.
Penyakit pada Sistem Endokrin
Hiposekresi : Kerdil
Gigantisme : Pertumbuhan raksasa pada anak
Akromegali : Perumbuhan tulang abnormal
Hipoeksresi ADH : Produksi urine berlebihan
Kretinisme : Hambatan pertumbuhan fisik dan mental pada anak sehingga menjadi kerdil.
Miksedema : Di bawah kulit berisi cairan sehingga terjadi pembengkakan
Hiposekresi parathormon : Kekurangan kalsium lama darah dan tejadi kejang di otot tangan dan kaki.Hipersekresi insulin : Penyebab diabetes militus.
Penyakit indra manusia
Penyakit Mata
· Miopi (rabun jauh) : Kempuan melihat jarak jauh berkurang yang disebabkan oleh lensa mata yang terlalu cembung dan menyebabkan bayangan jatuh di belakang retina
.· Hipermetropi (rabun dekat) : Kemampuan mata melihat jarak dekat berkurang yang disebabkan lensa mata terlalu pipih dan menyebabkan bayangan jatuh di depan retina.
· Presbiopi : Daya elastisitas lensa mata berkurang, biasa tejadi pada lansia.
· Juling : Otot mata kanan dan kiri tidak serasi.
· Rabun senja : Kemampuan melihat berkurang dalam cahaya redup.
· Katarak : Lensa mata keruh oleh selaput putih.
Penyakit Telinga
· Tuli konduktif : Gangguan penghantaran getaran bunyi di telinga bagian luar atau tengah.
· Tuli saraf : Kerusakan sel saraf audiotori.
Penyakit Kulit
Jerawat : Penyumbatan pori-pori kulit oleh kotoran.
Dermatilis : Peradangan kulit.
Penyakit Hidung Anosmia : Berkurangnya kemampuan hidung untuk membau. Penyakit Lidah Disgeusia : Hilangnya kemampuan pengecapan.
Demikian materi Bab Sistem Koordinasi Manusia dari Synaoo.com Semoga materi singkat ini dapat membantu proses belajar sobat Synaoo. Selamat Belajar!!!